Mengenal Kata-kata Unik di Kabupaten Pati
Oleh Wahyu Farel Dwi Nawawi,
Kabupaten Pati adalah salah satu kabupaten yang masuk dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah. Pati memiliki jargon "Pati Bumi Mina Tani" karena mata pencaharian atau profesi warganya adalah bertani. Mereka bertani padi, singkong, kacang tanah, kedelai, dan lain sebagainya.
Kabupaten Pati merupakan kabupaten yang memiliki wilayah yang sangat luas. Di wilayah seluas itu, banyak tempat wisata yang dapat dikunjungi, misal Wisata Goa Pancur, Kebun Kopi Jolong, Gunung Rowo, dan lain-lain.
Namun, ternyata, selain sisi pariwisata, Pati juga memiliki bahasa (kata) yang khas dan unik. Kata-kata yang hanya ada di Pati. Bahkan, beda kecamatan saja ada kata yang berbeda dan unik. Untuk lebih jelasnya, berikut akan saya ambilkan beberapa contoh kata-kata unik khas Pati.
1. Gudas
Pasti banyak yang nggak tahu kan, hehe Gudas adalah kata yang digunakan warga Kecamatan Kayen Kabupaten Pati untuk mengungkapkan rasa "mantab" atau "enak". Bila diterapkan dalam kalimat akan seperti ini, misalnya ada seseorang yang makan pecel lele, karena rasanya sangat enak, maka ia akan mengucapkan Gudas tenan sambele (enak banget sambelnya).
2. Ngai
Apalagi tuh, haha unik kan. Kata ngai biasanya dipakai oleh orang Kecamatan Cluwak ke barat sampai wilayah perbatasan antara Pati dan Jepara. Ngai ini digunakan untuk mengungkapkan rasa kagum atau takjub atau wow. Misalnya, ketika seseorang melihat temannya berdandan rapi, ngai.. klimise leh (waw.. sangat klimis), Ngai.. gantenge.. (Waw, sangat ganteng).
3. Nderok
Kata Nderok ini digunakan oleh orang-orang Pati bagian utara sampai di Jepara bagian timur. Nderok memiliki arti diam/jangan kebanyakan tingkah. Misal, ada anak yang lari ke sana- ke mari, maka digunakan kalimat He, Cah. Nderok! (Hei anak-anak, jangan lari-lari/duduk).
Itulah beberapa contoh kecil kata-kata unik yang ada di Pati, sebenarnya masih banyak, namun saya cukup mengutip beberapa saja intuk menunjukkan bahwa Pati itu memiliki banyak keunikan tersendiri termasuk bahasanya. Yuk, datang ke Pati.
Wahyu Farel Dwi Nawawi,
kelas X B Tahfiz
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Sarasehan Guru dan Karyawan MA Salafiyah Perkuat Sinergi Wujudkan Kemajuan Madrasah
MA Salafiyah Kajen Pati kembali menggelar sarasehan guru dan karyawan sebagai agenda rutin yang dilaksanakan setiap akhir bulan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (30/7/2026) di
Pemilu Organisasi Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Jadi Sarana Belajar Demokrasi
Suasana demokrasi mewarnai lingkungan MA Salafiyah Kajen, Pati, Kamis (24/7/2026). Seluruh siswa kelas X, XI, dan XII mengikuti pemilihan ketua organisasi siswa secara langsung untuk me
Muchammad Azib Mabrur Dilantik sebagai Kepala MA Salafiyah Kajen
Muchammad Azib Mabrur, S.Ag., M.Pd. resmi dilantik sebagai Kepala Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, Senin (21/7/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum
Mengenal Sosok Muchammad Azib Mabrur, S.Ag., M.Pd., Kepala MA Salafiyah Kajen Pati
Muchammad Azib Mabrur, S.Ag., M.Pd., yang akrab disapa Mas Azib, lahir di Blora pada 11 November 1988. Ia merupakan putra pasangan H. Masyhuri dan Djuwarsih. Dalam kehidupan keluarga, i
Siswa MA Salafiyah Raih Duta Bahasa Arab pada Ajang Mukhoyyam ‘Arabi MA se-Kabupaten Pati 2026
Murid Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Mukhoyyam ‘Arabi atau Kemah Bahasa Arab tingkat MA se-Kabupaten Pati 2026. Pada ke
Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Juara II Krenova 2026 Lewat Inovasi Kelas Cerdas
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa Madrasah Aliyah Salafiyah Kajen dalam ajang Krenova Pati Innovation Award 2026. Tim pelajar berhasil meraih Juara II melalui inovasi
Kakankemenag Pati Apresiasi Prestasi MA Salafiyah Kajen, 107 Siswa Lolos PTN Tanpa Tes
Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai acara Muwaada’ah siswa kelas XII MA Salafiyah Kajen Pati tahun pelajaran 2025/2026 yang digelar pada Ahad (10/5). Kegiatan tersebut men
Perjalanan Menuju Negeri Kinanah: Kisah Fatimah Nur Az Zahra Lolos ke Al-Azhar
Perjalanan meraih pendidikan tinggi di luar negeri bukanlah hal mudah. Namun, tekad kuat dan kesungguhan belajar mengantarkan Fatimah Nur Az Zahra, siswi asal Todanan, Blora, diterima F
Menapaki Jalan Pengabdian: Dari Hafalan Al-Qur’an ke Dunia Kedokteran
Langkah hidup setiap orang sering kali dipandu oleh mimpi, nilai, dan doa orang tua. Bagi Shaloom Syahra Zahdy, siswi kelas XII MIPA Reguler MA Salafiyah Kajen, pilihan untuk melanjutka
107 Siswa MA Salafiyah Kajen Lolos SNBP dan SPAN-PTKIN 2026, Satu Diterima di Al-Azhar Mesir
Sebanyak 107 siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen berhasil lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Prest